Sejarah Jemaat
Mengenal lebih dekat perjalanan, nilai, dan dedikasi Jemaat GPM Syaloom dari waktu ke waktu.
Awal Mula Komunitas Batumeja
Wilayah pelayanan Jemaat GPM Syaloom yang lazim dikenal dengan sebutan Batumeja, pada mulanya terpusat di sekitar Batumeja muka. Penduduk yang mendiami Kampung Batumeja terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu.
Perkembangan Wilayah
Integrasi yang diakibatkan oleh urbanisasi menghasilkan komunitas baru yang diterima tanpa konfrontasi, bersatu karena persamaan latar belakang perjuangan hidup dan kesamaan karakteristik.
Pemekaran Jemaat Bethania
Seiring perkembangan Jemaat Khusus Kota Ambon dan pemekarannya yang melahirkan Jemaat Bethania pada 20 Mei 1973, persekutuan hidup warga GPM di Batumeja terkoordinir dalam Sektor Batumeja.
Pembentukan 5 Unit Pelayanan (1976)
Unit I meliputi wilayah Sektor I (sekarang Sektor Anugerah)
Unit II meliputi wilayah Sektor II (sekarang Unit I, II Sektor Hikmat)
Unit III meliputi wilayah Sektor III (sekarang Sektor Pengharapan)
Unit IV meliputi wilayah unit III dan IV Sektor II (sekarang Unit III, IV Sektor Hikmat)
Unit V meliputi wilayah Sektor IV (sekarang Sektor Kasih)
Pembangunan Gedung Syaloom
Akhir tahun 1970-an, perkembangan AMGPM Ranting IX Cabang Bethania sangat pesat sehingga ibadah giliran tak lagi tertampung di rumah warga. Hal ini memunculkan tekad membangun gedung sebagai sentral kegiatan.
Gedung ini diresmikan dan dinamai Gedung Kerohanian "Syaloom". Aktivitas ibadah minggu yang awalnya 1 kali berkembang menjadi 2 kali sehari, hingga puncaknya Jemaat Bethania dimekarkan pada tanggal 8 Januari 1995 dan melahirkan Jemaat GPM Syaloom.
Milestones
Pemekaran Jemaat Bethania
dilakukan pemekaran yang melahirkan Jemaat Bethania.
Pembentukan 5 Unit Pelayanan
Terbentuk 5 Unit Pelayanan untuk memperluas jangkauan pelayanan di Batumeja.
Peletakan Batu Pertama Gedung Syaloom
Oleh Ketua Majelis Jemaat GPM Bethania Pdt. NN. M. Tuhuleruw dan Ketua Panitia Pembangunan.
Pendirian Rangka Bangunan
Gedung Kerohanian Syaloom dengan dukungan dan partisipasi aktif warga jemaat serta masyarakat Batumeja.
Penahbisan Gedung Kerohanian Syaloom
Penahbisan Gedung Kerohanian Syaloom secara resmi oleh Ketua BPH Sinode GPM, Pdt. DR. A.N. Radjawane.
Pemekaran & Berdirinya Jemaat GPM Syaloom
Secara resmi melahirkan Jemaat GPM Syaloom yang berdiri sendiri.